Benderang

Aku tahu engkau redup
Tapi kau bukan lampu
Bersinarlah terus,
Sampai kau kembali benderang.

Saat kembali terang
Ada lain yang redup
Berikan terangmu
Lantas dunia akan cemerlang.

Rakuslah Kalian!

Opening ADT Lama

Aku terbang di tahun 2010. Pertama kali mencoba JCreator lalu menulis program "hello world". Pas compile itu rasanya seperti Yes, i can conquer the World. Aku bakal mengkhatamkan semua bahasa pemrograman, lalu membuat program yang bakal dilirik google. Naif sih, tapi yah apa salahnya mimpi.

Tulisan random ini pun sebenernya gegara kangen masa-masa itu. Masa di mana lembur itu jadi obat insomnia. Tak lembur sehari aja, pasti bakalan sakaw. Selalu pengen nyari masalah sendiri, buat dipecahin sendiri. Beneran kangen banget.

Akunya yang bodoh, atau emang malesnya minta ampun. Sekarang bisa sampai lupa mayoritas bahasa. Malah fokus ke yang gak jelas. Pas mau belajar lagi, malah milih main terus. Telat kan akhirnya. Jauh banget sama temen.

Buat mahasiswa IT baru janganlah contoh aku. Kalian harus fokus sejak masuk pertama. Kuasai itu banyak teknologi. Banyak gaul sama kakak tingkat atau dosen. Ambil semua ilmu mereka. Rakus... rakus deh. Biar gak nyesel di belakang.

Lampu Kursi - Haidar Mahya

Sumber : rebloggy.com

Lampu itu merunduk
Kursi depannya sudah tidur
Hangat sudah meranggas
Salju berbaring selimut

Haruskah matahari esok kutunggu?
Aku berbagi dengan lampu
Redup lari satu-satu bergandeng detik

Fajar akhirnya menarik kelambu
Aku akhirnya bisa duduk
Lampu akhirnya dimatikan
Sedang kursi masih menunggu
Sebelah sisinya

Audiobook - Perempuan (Tasaro GK) | Audio by Haidar Mahya

"Di mana lagi aku temui perempuan semacammu?" Kalimat ini menjadi ruh dalam cerita ini. Bukankah kita lelaki yang punya hati? Tegakah meninggalkan perempuan yang mencintai sampai berdarah-darah? Berani menyakiti mereka? Tasaro GK mengangkat cerita-cerita dalam berkeluarga, menggambarkan perjalanan suka duka sebuah keluarga kecil. Jika sebuah pasangan membaca ini bersama, mungkin tak akan ada perpisahan di antara mereka.

Berikut ini saya ceritakan kembali dalam bentuk audio.


Perempuan - Tasaro GK [1]


Perempuan - Tasaro GK [2]

Selamat mendengarkan

Tugas Word Challenge FLP Malang - Bianglala



Ide Pokok : Muncikari – Semang – Girik

Tinggal duduk cantik. Memberikan girik. Tombol ku klik. Lalu mengulanginya lagi. Hampir mirip dengan dahulu. Tidur berpakaian minim, wajah olesi krim, dan sedikit desahan intim. Mengulanginya lagi dan lagi. Sampai habis stok para lalim.

Tapi sekarang sungguh beda. Aku bisa lepas menyampaikan senyum setulusnya. Dan sesekali berbincang dengan mereka, para pelanggan. “Ada hadiah mas bagi yang bisa menemukan ‘kata emas’. Dan semuanya ingin bisa melihat seluruh taman ini.” Jelasku pada pria di hadapan yang terus diseret ceweknya.

Bianglala ini sudah seperti ritual wajib. Bukan hanya bagi mereka yang baru putus. Melainkan juga karena hadiah besar untuk penemu ‘kata emas’ - Serangkaian huruf emas yang tersebar di seluruh taman. Karena itulah bianglala jadi wisata paling ramai.

Akhirnya lelaki itu hampir sampai puncak. Tepat di ujung, bianglala berhenti. Semua teriak. Memang sudah niatku. Bukan dengannya, namun sampingnya. Di tempat sebebas ini, aku masih harus sembunyi. Kubiarkan saja mereka selama mungkin di sana. Teman sialan!

Aku dijadikannya anak semang. Hanya untuk foya-foyanya? Mati panik sana di ketinggian. Sampai sepuluh menit pun tak segera kujalankan. Biar sudah, semua marah padaku. Ubun-ubun sudah mengalahkan terik matahari.

Analisis Semena-mena : Kenapa Banyak Perempuan Lebih Suka Bad Guy?

Source : fanpop.com | "Bad Guy" Drama
Sebagian besar kalian pasti ngaminin judul di atas bukan? Kalau enggak berarti analisis ini memang semena-mena XD. Menurutku dalam kasus ini bukan Bad Guys-nya yang mereka perhitungkan. Melainkan sifat-sifat mereka yang membuat mereka nyaman, serasa menjadi perempuan sesungguhnya. Sehingga jatuh hatilah mereka. Bukankah perempuan sering bertindak atas emosi. Maka itulah logika bahwa dia bad guy tak usah dipertanyakan lagi. Disini aku mau jabarkan beberapa sifat-sifat yang dimiliki para bad guy yang membuat perempuan jatuh hati.

1. Tegas
Ketegasan ini yang didamba setiap wanita, bukan sosok yang lembek. Perempuan kebanyakan digambarkan sebagai sosok yang lembut. Untuk mengimbangi mereka memerlukan sosok yang kokoh, tegas. Mereka tidak ingin bergandengan dengan pasangan yang lembek dan lebay. Misal ketika mereka telfonan.

Pasangan Lebay :
"Sayang udah ya dilanjut besok lagi. Kamu tutup dong."
"Ih, kamu dulu ah."
"Kamu aja deh."
"Ya udah barengan ya? 1 2 3... tuh kan. Kamu tutup dong."
Kalau bad boys?
"Aku mau futsal sama temen nih. Udahan dulu ya, lanjut besok aja."
"Oke."
[Tutup!]
2. Mereka Kuat : Bisa Melindungi
Perempuan butuh rumah yang kokoh. Agar nyaman dan tentram. Ketika jalan mereka tak perlu lagi was-was ketika bertemu preman atau laki-laki iseng lain.

3. Logika Jalan Plus Easy Going, tidak plin plan (termasuk tegas)

Mereka memutuskan sesuatu dengan cepat. Selain itu mereka tidak plin-plan. Kadang perempuan pusing sendiri. Ketika mereka bingung, eh pasangannya juga bingung. Malah kadang mereka yang sering mutusin sesuatu. Itu yang sering membuat illfeel. :D

4. Mereka Terbiasa Mandiri dan Bisa Memimpin
Walaupun pemimpin tidak sama dengan memimpin. Tetapi memimpin adalah salah satu sifat pemimpin. Dan bagi perempuan, sifat ini seperti kaca, harus ada kemanapun mereka pergi. Sesuatu yang sangat mereka butuhkan. Mereka butuh orang yang membimbing jalan mereka. Bukan malah yang membuat mereka membimbing pasangannya. Mereka kan sedang berpasangan bukan ngajak anaknya jalan-jalan. Mereka akan capek sendiri dengan tipe hubungan ini.

Para bad guy akan langsung mengajak pasangannya jalan, tanpa harus berlama-lama diskusi. Ke pantai, ke Toko onderdil, ke Cafe. Mereka mungkin hanya akan tanya bisa atau tidak. Gak akan menye-menye macam anak lembek. "Besok ke pantai yuk? luang kan? mumpung cerah nih." Mungkin seperti itu perkataan mereka. Singkat, jelas, jalan.

Jika kita bandingkan dengan lelaki menye-menye, mungkin mereka akan berdiskusi yang menghabiskan banyak waktu dengan pasangan, atau bahkan bisa seharian untuk bincang-bincang untuk jalan. Muter-muter sambil terus tanya ke pasangan.
"Kamu mau makan apa?"
"Aku ngikut aja"
"Mau siomay enggak?"
"Terserah kamu"
"Bakso mau?"
"Iya. Nggak apa-apa"
"Kalau soto bagaimana?"
...
Dan seabrek pertanyaan nggak penting. Padahal yang diingini perempuan cuma quality time berdua, bukan saling tanya nggak penting yang ngabisin banyak waktu. Akhirnya mereka cuma beli nasgor makan di rumah. Rugi banget kan?

Akhir note. Buat saudara-saudara satu gender. Tak perlu kau berubah jadi bad guy untuk diidamkan perempuan. Cukuplah jadi lelaki. Sementara untuk para perempuan. Masih banyak lelaki yang bisa membuatmu nyaman tanpa harus terpaksa memilih bad guy. Semoga kalian semakin semangat memperbaiki diri. Semoga segera bertemu puzzle hidup masing-masing. Lalu bikinlah Monalisa kalian.


 

Copyright © Mahya. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com