Dedikasi Dari Para Peneliti

Kebanyakan orang akan pusing jika tiba-tiba badannya semakin membesar. Panik setengah mati karena posturnya kini tak ramping lagi. Bahkan setelah itu mereka rela berpeluh-peluh memeras keringat setiap harinya demi mengurangi berat badannya. Ada yang berolahraga setiap hari tanpa henti. Tapi sayangnya kesibukan tak bersahabat dengan mereka. Sehingga biasanya mereka hanya aktif berolahraga pada awal-awal saja. Mungkin tak genap satu minggu. Setelah itu mereka akan tenggelam kembali dengan kesibukan-kesibukan hariannya. Lingkar perutnya pun semakin bertambah tiap harinya.

Ada pula yang menggunakan obat-obat diet yang banyak tersebar di pasaran. Namun mereka lupa melihat bagaimana para ahli kesehatan menilai obat-obat diet tersebut. Tiap hari semakin mengurangi jumlah makan. Kurusnya terkabul tetapi banyak efek negatif lainnya yang menganggu kestabilan tubuhnya. Badan mulai kuyu layu sebagai efeknya. Sehingga pekerjaan yang seharusnya bisa dikerjakan secara cepat, menjadi terbengkalai karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan. Belum lagi kerusakan-kerusakan organ dalam karena kekurangan nutrisi. Dan setelah berhenti sering puasa karena obat tersebut. Berat badan pun perlahan kembali seperti sedia kala. Sungguh sangat tidak efektif

Bukankah menyiksa sekali bagi masyarakat kini hanya untuk kurus saja? Bahkan mereka rela mengorbankan kesehatan sendiri demi mendapatkan berat badan yang ideal. Tapi ada satu lagi alternatif lain. Harga Smart Detox yang murah menjadi pesaing yang cukup bagus. Alternatif ini masih memberikan kelonggaran untuk mengkonsumsi makanan-makanan favorit. Membiarkan kita untuk hidup secara normal.

Mereka menggunakan pola 232 untuk membuat kita kurus namun masih bisa makan. Pola 232 sebenarnya adalah gabungan antara Pola 2 dan Pola 3. Di dalam Pola 2 kita bisa makan seperti biasanya, lalu ditambah konsumsi produknya selama dua hari berturut-turut. Setelah itu kita harus mengkonsumsi produknya selama tiga hari setelahnya. Begitu terus prosesnya diulang-ulang. Semakin rajin orang biasanya yang paling berhasil.

Produk-produk ini yang bakal membuat tubuh menjadi langsing. Mereka akan melakukan proses detoksifikasi. Yaitu mengikat dan membuang baik racun maupun kotoran yang ada di dalam tubuh. Setelah badan bersih total cukup menggunakan produk V3 supaya saluran yang sudah dibersihkan tadi tetap bersih. Seperti kendaraan yang wajib rutin ganti oli, seperti itulah cara mereka bekerja di dalam tubuh. Membuat kondisi tubuh semakin sehat lagi. Dengan manfaat seperti itu sebenarnya harga Smart Detox bisa dibilang terjangkau.

Kebanyakan orang bakal membanding-bandingkan produk mana yang paling ampuh untuk mereka. Ini merupakan pemikiran yang normal. Bahkan wajib bagi mereka yang ingin mendapatkan produk yang bagus di pasaran. Karena tak jarang produk yang beredar di masyarakat ada yang palsu. Bukannya kita makin sembuh malah tambah lagi penyakit lain. Bukannya makin kurus, malah penyakit yang didapat.

Harga Smart Detox ini sudah melewati banyak sekali perhitungan. Bisa dibilang sudah ideal jika dibandingkan dengan hasil yang didapat dari konsumen. Produk ini berasal dari Amerika di bawah produksi dari Synergi. Sudah berdiri sejak lama. Bisa dibilang mereka sudah menjadi veteran jika berada di tanah tempur.


Di sana mereka memiliki banyak ahli kesehatan. Satu persatu berkonsentrasi meneliti keampuhan produknya. Berbagai metode penilitan dilakukan untuk mendapatkan hasil yang semakin valid. Hingga sampai pada tahap akhir yaitu testing dilakukan secara terperinci. Bahkan satu satu dari peneliti tersebut menggunakan secara pribadi produk-produk ini. Sehingga mereka sampai yakin bahwa produk ini sudah valid dengan melewati banyak uji lab.

Satu Orang Satu Pohon - Dee

save hutan kota malabar


Di facebook saya mendapatkan pemberitahuan bahwa Hutan Malabar akan dialihfungsikan. Berkat isu ini saya akhirnya tahu bahwa hutan Malabar adalah kawasan rindang di dekat Ijen. Dulunya saya kira itu hanyalah lahan kosong biasa. Namun ketika saya lebih amati. Pohon-pohon besar sepanjang lahan. Lalu saya sempat bertanya apa salahnya peremajaan.

Tapi kata itu hanya halus di luarnya saja. Aslinya adalah pengalih fungsian RTH. mengubah daerah yang seharusnya menjadi daerah resapan. Diubah ke daerah rekreasi. RTH akan hilang. Air mungkin akan semakin sering jalan-jalan di atas aspal, karena jalan menuju tanah semakin jauh dan sedikit.

Dewi Lestari juga pernah mengungkapkan keresahan ini dalam cerpennya. Berjudul Satu Orang Satu Pohon. Dia kecewa bagaimana perubahan cuaca di Bandung dan Jakarta. Yang dahulunya begitu sejuk, kini menjadi ...cuk. Semuanya hanya berasal dari kerakusan segelintir orang, namun berkuasa. Serta sedikitnya orang-orang yang memiliki paham yang pas. Seharusnya semuanya bisa diselesaikan dengan merancang master plan bersama. Sehingga baik itu RTH, ruang bermain, mall, pasar tradisional, perkantoran bisa diatur dengan proporsional. Tapi di Indonesia master plan pun bisa ditabrak dengan mudah oleh beberapa orang saja. Karena memang sudah budaya.

Hutan Malabar memang hanya sebagian kecil Malang. Namun jika ini terus berlanjut, bukannya tidak mungkin Malang akan seperti Bandung dan Jakarta. Sebagaimana yang telah diceritakan oleh Dee. Lalu langkah besar namun kecil lainnya adalah. Apa yang kita lakukan sebagai individu di lingkup pribadi?




Pasar Tradisional Kini Sudah Bersahabat dengan Manula, Apalagi Pria

Pasar Tradisional itu Bau dan Riuweh

Saya pernah sekali-kali ke pasar. Bau! Makanya lebih sering duduk di parkiran atau sibuk ngurusin bau yang tak sedap. Jadi normal saja kalau muncul asumsi-asumsi pasar itu bau dan pasti riuweh nawar ini itu. 

Kemarin. Mas Danang Kawanimut mau syukuran. Syukuran HP barunya. Saya kira itu modus belaka. Pasti ada alasan utama lainnya. Haha. Mau masak besar katanya. Diajaklah saya belanja bahan-bahan. Bulu kuduk saya mulai merinding ketika mencium bau pasar dari kejauhan. Sudah mikir aneh-aneh. Wah bakal lama nih. Nanti pasti harus milih-milih dan nawar dulu. Habis waktu, jadi masaknya jam berapa dong?

Asumsi Sekedar Asumsi

Tapi asumsi saya lenyap ketika tiba di depan penjual ayam. Huh? Tinggal beli? Nggak nawar? Langsung aja? Yah, namanya juga jarang ke pasar. Haha. Cepet, efisien, murah, dan yang penting gak perlu nawar-nawar. Saya dibuat kaget lagi karena ternyata dijual bumbu-bumbu paketan juga. Mau balado? kare? gule? soto? semuanya tinggal ambil. Jangan lupa bayarnya di situ, tidak perlu ke kasir. Beli ayam serta tetek bengek lainnya hanya butuh kurang dari sepuluh menit.

Hasilnya, Masak Jadi Lebih Mudah

Di rumah langsung masak. Ayam tadi tinggal nyuci bentar saja, karena memang sudah dibersihkan dalemannya dan dipotong kecil-kecil oleh si penjual. Setelah itu tinggal masuk-masukkin panci beserta beberapa bumbu paketan. Tidak perlu ribut marut, motong, ngulek lagi. Sungguh nikmat mana lagi yang pria dustakan? :D



Menu Gulai Ayam Adabi

Kita masak Gulai Ayam Adabi. Saya saja yang jarang masak sayur langsung paham cara buatnya. Cukup masukkan Ayam, air, bumbu instan gulai, kare, santan, garam secukupnya. Lalu kasih bumbu spesialnya. Bumbu paketan “Adabi” dari Malaysia Sudah! yakin Sudah!!! Dan hasilnya bisa dilihat langsung dari muka-muka rakus di samping. Rakus sekali bukan? XD

Katanya sih ini menu untuk perayaan-perayaan dari India gitu. Kalau gini, bisa nih tiap hari perayaan. Saking gampangnya. Ini saja masak disambi nonton. Tapi saya ragu kalau dompet mau diajak perayaan tiap hari.

CheatSheet - Aplikasi Wajib Pertama Bagi Pemula Mac

Mitos Macbook Awam

Banyak sekali mitos tentang OS X di kalangan mereka yang awam Macbook, apalagi awam teknologi. Sehingga lebih memilih bertahan dengan apa yang sudah di tangan. Kebanyakan pengguna setia Jendela. Karena Ubuntu lebih expert lagi. Haha. Salah satu mitos yang salah adalah tidak nyaman menggunakan Macbook, tidak familiar.

Padahal sekali menggunakan Macbook. Bisa jadi malah gak mau pindah lagi. Orang awam yang baru kenal pun pasti bisa. Cukup baca sebentar buku panduannya. 

Namun bagi mereka yang Jendela minded dan tidak mau bersabar belajar bisa sedikit menyusahkan. Apple ini memang sedikit sensitif dengan lawannya tersebut. Beberapa tampilannya sengaja dibentuk berbeda dengan windows. Selain karena hak cipta, ya gengsi itu. Contoh sederhananya saja tombol minimize dan exit. Di macbook semuanya diletakkan di sebelah kiri, berseberangan dengan windows. Meski begitu, Macbook masih lebih user friendly dari lawannya.

Shortcut yang Terlupakan

Kelemahan pengguna pemula lainnya, terutama yang beralih dari Jendela adalah shortcut. Sama seperti saya. Pertama kali menggunakan Mac langsung terpukau dengan trackpad yang lebar dan banyak fiturnya. Kita bisa mengendalikan semuanya hanya lewat trackpad. Kebiasaan di windows yang selalu menggunakan shortcut di keyboard pun lupa sudah. Selain itu memang masih bingung ini shortcutnya apaan. Belum paham. Haha







Lalu karena Jendela minded. Setiap shortcut yang saya inginkan, andalannya searching di google.
Tetapi di forum, saya diperkenalkan dengan CheatSheet. Ketika saya download, aplikasi ini sekaligus mengubah segala pakem bahwa OS X itu mirip windows. Karena di Mac ini seperti Android yang serba add ons. Namun kelasnya agak naik saja, karena banyaknya fitur.  Coba saja install atau uninstall aplikasi di Mac. Cukup copy atau paste app ke dalam folder Applications.

Kembali ke CheatSheet. Aplikasi ini sangat diperlukan bagi para pengguna Mac. Terutama mereka yang pertama kali pegang Macbook dan ingin bekerja lebih cepat.

Aplikasi ini seperti asisten pemandu kita ketika bekerja dengan Macbook. Akan memberitahukan segala shortcut yang berhubungan dengan jendela kerja yang sedang aktif.

Cukup Satu Tombol untuk memulai


Untuk menjalankan aplikasi ini kita hanya perlu menahan tombol Command selama beberapa detik. Akan muncul bantuan shortcut yang bisa kita gunakan setelahnya. Sangat mudah. Tidak perlu repot lagi harus mencari di internet. Apalagi ketika tidak ada jaringan internet.


Selain itu kita bisa merubah panduan di atas menjadi pdf. Fitur yang memudahkan jika ingin membagi saran secara cepat.

Setiap Kelebihan Manusia, Pasti ada Lemahnya

Kelemahan aplikasi ini adalah hanya menampilkan shortcut-shortcut yang berhubungan dengan tombol command. Padahal di dalam sebuah aplikasi shortcut yang disediakan mencakup banyak tombol. Contohnya saja di dalam browser kita bisa menekan tombol fn+arrow yang berguna seperti tombol page up, page down, home, end. Di aplikasi ini hal tersebut belum tercakup. 

Sejauh yang saya coba, kelemahan aplikasi ini hanya itu saja. Cukup memuaskan bukan. Apalagi ketika nanti aplikasi ini sudah update untuk menutupi kelemahannya. Berikut adalah link downloadnya. Aplikasi ini gratis, tidak usah takut bagi free hunter. :D

[Audiobook] Guruji - Dewi Lestari

Dewi 'Dee' Lestari
Mari kita rayakan kembali eranya orang-orang pemalas. Orang yang malas membaca buku. :D
Tapi mari kita rayakan juga eranya teknologi. Di mana semua orang, bagaimanapun keadaannya bisa menikmati cerita.

Kali ini saya menceritakan kembali dalam bentuk audiobook salah satu karya Dewi 'Dee' Lestari, Guruji. Cerpen yang berada dalam Madre - kumpulan cerpen. Kenapa tak memilih Madre? Bukankah lebih asyik? Saya lagi malas membaca cerpen panjang, apalagi Madre. Berapa kali cerpen normal itu? Haha. Maka dari itu kita mulai dengan Guruji saja. Nanti kita sambung dengan Madre.

Bagi yang belum tahu, Guruji adalah cerpen berlatar belakang ilmu-ilmu meditasi. Menceritakan kisah cinta seorang yang mempelajari ilmu meditasi. Bagaimanapun endingnya, inilah Dee. Mengalir lembut di mulut dan tenggorokan. Tanpa sadar, cerita sudah habis.

Berikut ceritanya.


[Audiobook] Sehadapan - Ai El Afif



Sekali waktu kau harus tahu. Cermin, kaca jendela, keramik cerlang kan menampakkan rupamu. Ingat cairan pahit yang kau tuangkan? Aku kembali. Telah mengasah kuku dan dua taring kelabu. Kita sehadapan. Moga kau kisut!

* * *

Pekat. Kental. Selalu menjadi aroma cerpen-cerpen karya Ai El Afif. Meski kita simpan bertahun-tahun. Karya tersebut masih renyah dikunyah lagi. Salah satunya adalah Sehadapan. Karya ini sudah lama lahir. Dan 2010 berhasil menyabet juara 1 LMCR Kategori C.

Bercerita tentang dendam seorang perempuan yang telah ditelantarkan dan dibunuh. Namun sebenarnya ada beberapa cerita lain di dalamnya. Salah satu menurut saya. Sehadapan bercerita tentang kasih sayang seorang ibu terhadap anaknya. Bagaimanapun orang lain menyebut anak itu. Hubungan ibu-anak ada jauh di atas kata-kata itu. Meski goyah sesaat.

Karya ini juga menganjurkan para penulis, jangan sampai kita boros kata. Coba saja hapus satu paragraf, atau hapus sebagian kalimat. Tak akan nyaman lagi kita membacanya.

Selamat mendengarkan.




 

Copyright © Mahya. All rights reserved. Template by CB Blogger & Templateism.com